Rio Ferdinand Kritik Strategi Ruben Amorim di Lini Belakang Manchester United
Jetbola.com– Legenda sepak bola Inggris, Rio Ferdinand, mengkritik keputusan Ruben Amorim yang kerap mengganti bek tengah Manchester United di tengah pertandingan. Kritik itu muncul meski Manchester United berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Chelsea di Liga Inggris. Di laga di Old Trafford, Bruno Fernandes dan Casemiro mencengak gol untuk tuan rumah, sementara Trevoh Chalobah memperkecil ketertinggalan bagi Chelsea. Pertandingan tersebut sempat berjalan berat sebelah setelah kiper Chelsea, Robert Sanchez, menerima kartu merah di menit kelima. Manchester United unggul 2-0 sebelum Casemiro kemudian ikut diusir wasit menjelang turun minum. Keunggulan itu hampir terganggu ketika Chalobah berdiri bebas tanpa kawalan dan berhasil menanduk bola ke gawang, sebuah situasi yang membuat pertahanan Manchester United kembali dipertanyakan. Ferdinand menyampaikan dalam podcast pribadinya bahwa ia ngak menyukai perubahan berulang di lini belakang. Dia menilai sebuah tim bola yang kuat biasanya mengandalkan pasangan bek tengah yang konsisten dari pekan ke pekan. Dia mencontohkan tim-tim sukses seperti Arsenal era Tony Adams dan Sol Campbell, Chelsea dengan John Terry dan William Gallas, hingga Liverpool dengan Virgil van Dijk dan Ibrahima Konate. Menurut Ferdinand, konsistensi dalam pemilihan bek tengah memberi peluang lebih besar untuk menang. Dia menyebut bahwa ketika tim terus melakukan rotasi di sektor pertahanan, stabilitas permainan bisa terganggu. Dia bahkan menilai pendekatan Amorim di Manchester United sebagai sesuatu yang ‘liar’ dan sulit diterima bagi pemain belakang. Situasi ini semakin terlihat saat Harry Maguire, yang masuk menggantikan Altay Bayindir di babak kedua, gagal mengantisipasi bola silang yang kemudian dimanfaatkan Chalobah. Masalah pertahanan Manchester United juga kerap dikaitkan dengan kengakpastian di posisi kiper, terutama setelah Altay Bayindir masih mencari ritme dan Andre Onana dipinjamkan ke Trabzonspor hingga akhir musim. Lebih jauh, Ferdinand menjelaskan kesulitan yang dialami seorang bek ketika harus masuk ke dalam pertandingan dari bangku cadangan. Dia mengangakan bahwa sprint pertama hingga ketiga membuat pemain belakang kehabisan napas dan membutuhkan waktu untuk menemukan irama permainan. Menurutnya, adaptasi seperti itu membuat rotasi di posisi bek tengah semakin berisiko karena pemain yang masuk belum tentu langsung siap menghadapi tempo pertandingan bola yang cepat. Manchester United memang berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan atas Chelsea, tapi komentar Ferdinand menunjukkan adanya keraguan besar terhadap pendekatan Amorim. Baginya, rotasi berlebihan di sektor pertahanan bisa mengurangi peluang tim untuk meraih hasil stabil sepanjang musim.
Kekhawatiran Ferdinand soal Konsistensi
Sulit Masuk ke Irama Permainan
Artikel terkait
-
Arne Slot Dihantui Dilema Isak–Ekitike dan Wirtz Jelang Jadwal Padat Liverpool
-
Real Madrid Ingin Mac Allister: Transfer Cerdas untuk Dominasi Eropa Lagi?
-
Selesai Operasi Lutut, Real Madrid Tiga Bulan Tanpa Dani Carvajal
-
Federico Chiesa Bongkar Keheningan Ruang Ganti Liverpool Usai Kekalahan dari The Bees
-
Update Manchester United (24/9/2025): Maguire Terancam Investigasi, Sesko Dapat Saran Keras
-
Manchester United Siapkan Tawaran Fantastis Demi Gaet Sang "Pogba Baru" dari Los Blancos
- Recently published
-
- Baru Awal Musim, Enzo Maresca Sudah Menyerah, Sebut Liverpool Terlalu Kuat!
- Lima Pemain Manchester United Hadapi Ancaman Skorsing Jelang Jadwal Padat
- Arsenal Unggul Empat Poin, Guardiola Nilai Gunners Akan Sulit Kehilangan Momentum
- Bayern Munchen Siaga Jika Upamecano Pergi, Marc Guehi Jadi Target Utama
- Nottingham Forest Blokir Transfer Elliot Anderson:The Magpies Harus Gigit Jari!
- Dua Klub MLS Tawarkan Real Madrid 33 Miliar untuk David Alaba, Diterima Nggak ya?
- Liverpool Terpuruk: Arne Slot Dituduh Menyerah Setelah Tersingkir dari Carabao Cup
- Ruben Amorim Tetapkan Tenggat Dua Tahun untuk Proyek Manchester United
- Vinicius, Mastantuono, Mbappe: Trio Maut Real Madrid Hancurkan Los Granotes 4
- Lima Pemain Manchester United Hadapi Ancaman Skorsing Jelang Jadwal Padat
- Random reading
-
- Kylian Mbappe Gugat Paris Saint
- Glasner Nilai Ngak Pantas Meremehkan Liverpool Meski Turunkan Banyak Pemain Muda
- Alasan Flick Ingin Datangkan Schlotterbeck Saat Stabilitas Pertahanan Mulai Terbentuk
- Jeremy Monga, Wonderkid 16 Tahun yang Bikin Pep Guardiola Ngak Bisa Tidur Nyenyak!
- Hasil Bhayangkara FC vs Malut United 0
- Amorim Bawa Manchester United ke Jalur Kemenangan, Dapat Pujian dari Mantan Pemain
- Hasil Persib Bandung vs Persis Solo 2
- Liverpool Terpuruk: Arne Slot Dituduh Menyerah Setelah Tersingkir dari Carabao Cup
- Arsenal Siapkan Tiga Rencana Ngaktis Jika Gabriel Absen di Derbi Kontra Tottenham
- Juventus Tiga Kali Kalah Beruntun, Alessandro Del Piero Sebut Masalah Lebih Dalam
- Rumor Pemecatan Arne Slot Terungkap Usai Liverpool Telan Enam Kekalahan dari Tujuh Laga
- Raksasa Catalan Incar Bek Kolombia, Crystal Palace Bisa Kantongi Untung Besar!
- Liverpool Pertimbangkan Ulang Transfer Marc Guehi Saat Ronald Araujo Jadi Alternatif
- Flick Ingin Bek Sayap Terbaik Premier League, Barcelona Ubah Rencana Ngaktis di Lini Belakang
- Xabi Alonso Patahkan Kutukan El Clasico! Real Madrid Menang 2
- Selesai Operasi Lutut, Real Madrid Tiga Bulan Tanpa Dani Carvajal
- Barcelona Berharap Izin Medis Pedri Keluar Jelang Tandang ke London Barat
- Sir Jim Ratcliffe Gagalkan Keinginan Ruben Amorim Datangkan Striker Legendaris!
- Harga Selangit Ngak Jadi Halangan! Rodrygo Bisa Pecahkan Rekor Transfer ke Premier League
- Usai Absen Membela Barcelona di El Clasico, Andreas Christensen Masih Diragukan Kontra Franjiverdes
- Search
-
- Friendly Links
-