Moncer di Awal Musim, Franco Mastantuono Ungkap Kunci Adaptasi Cepat di Real Madrid
Jetbola.com– Real Madrid melanjutkan tren positifnya di La Liga dengan kemenangan 4–1 atas Levante, dan dua nama menjadi sorotan seusai laga. Franco Mastantuono, gelandang muda asal Argentina, berbicara soal proses adaptasinya bersama klub raksasa Spanyol tersebut. Sementara itu, pelatih Xabi Alonso menyoroti fleksibilitas Eduardo Camavinga yang dianggap punya peran penting dalam skema permainan. Keduanya menjadi bagian penting dari kemenangan yang memperlihatkan kekuatan skuad Los Blancosmusim ini. Setelah pertandingan, Mastantuono mengangakan bahwa dirinya merasa puas dengan performa yang ditunjukkannya. Dia mengungkapkan bahwa dirinya bekerja keras sepanjang laga, berharap bisa mencengak gol meski itu bukan target utama. Bagi pemain berusia 17 tahun itu, gol hanyalah bonus, sementara yang lebih penting adalah kepercayaan diri yang terus tumbuh seiring waktu. Ketika ditanya soal perbandingan dengan Lamine Yamal, Mastantuono menyebut bahwa dirinya menghargai pencapaian pemain muda Barcelona tersebut, terutama posisi kedua dalam Ballon d’Or. Namun, dia menegaskan bahwa dirinya ngak ingin membandingkan diri dengan siapapun. Fokusnya adalah membantu tim, karena menurutnya keberhasilan individu akan datang jika tim bekerja dengan baik. Mastantuono juga menekankan bahwa dirinya cepat merasa betah di Madrid. Ia merasa seperti sudah lama bergabung, berkat sambutan hangat dari rekan setim serta suasana kompetitif yang sehat di ruang ganti. Pemain muda Argentina itu menyebut bahwa dukungan dari sesama pemain muda dan senior membuatnya lebih percaya diri dan nyaman di lingkungan baru. Lebih jauh, dia menambahkan bahwa dirinya selalu berusaha tampil sesuai karakter sendiri. Baginya, kepribadian dan gaya bermain yang kuat adalah alasan Madrid mendatangkannya. Mastantuono menekankan bahwa tujuannya adalah membantu tim meraih kemenangan, bukan mencari sorotan pribadi. Selain Mastantuono, perhatian juga tertuju pada komentar Xabi Alonso mengenai Eduardo Camavinga. Alonso menjelaskan bahwa Camavinga menunjukkan fleksibilitas luar biasa di lini tengah. Menurutnya, dalam satu momen Camavinga bisa memulai serangan dari posisi gelandang bertahan, lalu menutupnya hampir sebagai gelandang serang. Alonso menilai kualitas itu membuatnya senang, terlebih karena ini adalah kali pertama dia bisa bekerja langsung dengan sang pemain setelah periode cedera panjang. Alonso menambahkan bahwa Camavinga akan masuk rotasi secara bertahap, sama halnya dengan Jude Bellingham yang baru kembali. Dia menilai keduanya akan menjadi tambahan krusial untuk kedalaman skuad Real Madrid. Dengan kemampuan Camavinga yang bisa menghentikan serangan lawan sekaligus membawa bola ke depan, Real Madrid memiliki variasi ngaktik yang lebih kaya di lini tengah.
Alonso Tekankan Peran Camavinga
Artikel terkait
-
Baru Awal Musim, Enzo Maresca Sudah Menyerah, Sebut Liverpool Terlalu Kuat!
-
Ruben Amorim Tuntut Manchester United Harus Konsisten Jelang Laga Kontra The Bees
-
Atletico Terpuruk, Mbappe Panas! Xabi Alonso Hadapi Derby Madrid Pertama
-
Terungkap! Manchester United Tim Paling 'Bersih' di Premier League, The Cherries Terkotor
-
Rebut Ballon d'Or Ketiga, Bintang Barcelona Femeni Malah Bicarakan Pedri
-
Mengenal Rafael Belinho, Bakat Muda Berbakat Brasil yang Ditemukan Deco di Kroasia
- Recently published
-
- Manchester United Pernah Nyaris Dapatkan Juara Piala Dunia Pemenang Ballon d'Or
- Pulang ke Brentford, Bryan Mbeumo Bakal Hancurkan Klub yang Membesarkannya?
- Szczesny dan De Jong Starter, Barcelona Manfaatkan Peluang Rebut Puncak Klasemen
- Jiwa Manchester United Telah Hilang, Rooney Sebut Amorim Ngak Punya Harapan di Old Trafford
- Remaja 19 Tahun Pahlawan Kemenangan Chelsea di Carabao Cup Usai Blunder Fatal Enzo Fernandez
- Brentford Sengat Setan Merah 3
- Liverpool Telah Melepas Pemain yang Bisa Sehebat Martin Odegaard!
- Manchester United Cari Tambahan Tenaga di Tengah, Dua Rival Buru Wonderkid Serie A
- Baru Awal Musim, Enzo Maresca Sudah Menyerah, Sebut Liverpool Terlalu Kuat!
- Tottenham Nyaris Dipermalukan di Kandang Sendiri, Gol Telat Palhinha Jadi Penyelamat!
- Random reading
-
- Manchester United Salah Beli Striker, Harusnya Datangkan Pemain Rp 2,8 Triliun Ini
- Liverpool Incar Target Los Blancos Gantikan Ibrahima Konate yang Dibidik Bernabeu
- Tiga Kesalahan Bodoh Xabi Alonso yang Bikin Real Madrid Dibantai 5
- Liverpool Bidik Bek Baru, Rumor Dayot Upamecano Mencuat, Transfer Julian Alvarez Batal
- Rio Ferdinand Kritik Strategi Ruben Amorim di Lini Belakang Manchester United
- Liverpool Ingin Olise Jadi Pengganti Salah, Tapi Bayern Pasang Tembok Tebal!
- Rating Merah Pemain Setan Merah Usai Tampil Memalukan Saat Dibantai Brentford
- Szczesny dan De Jong Starter, Barcelona Manfaatkan Peluang Rebut Puncak Klasemen
- Bayern Munchen Tegaskan Syarat Transfer Harry Kane Balik ke The Lily Whites
- Barcelona Kuasai Puncak Klasemen La Liga Usai Tekuk Skuat Txuri
- Comeback Menit Akhir Arsenal Patahkan Kutukan di Markas The Magpies, The Gunners Menang 2
- Rating Merah Pemain Setan Merah Usai Tampil Memalukan Saat Dibantai Brentford
- Prediksi Bhayangkara FC vs Malut United: Pertemuan Pertama Kedua Tim, Bakal Penuh Kejutan
- Arne Slot Murka, Satu Bek Liverpool Disalahkan Atas Kekalahan di Markas The Eagles
- Milan Tumbangkan Partenopei, Allegri Puji Semangat Tim dan Kecerdikan Modric
- Comeback Menit Akhir Arsenal Patahkan Kutukan di Markas The Magpies, The Gunners Menang 2
- Superkomputer Ramalkan Nasib Arsenal, Selisih Poin dengan The Reds Jadi Sorotan
- Manchester United Cari Tambahan Tenaga di Tengah, Dua Rival Buru Wonderkid Serie A
- Wayne Rooney: Bukan Manchester United Yang Saya Kenal!
- Chelsea Wajib Menang Lawan The Seagulls di Stamford Bridge Sebelum Hadapi Dua Lawan Berat
- Search
-
- Friendly Links
-